Wisata Halal di kota Strasbourg – Prancis

Weekend minggu pertama di bulan Maret 2018 kami memutuskan untuk jalan jalan ke Strasbourg – Prancis. Lumayan pas lagi ada promo Hotel untuk Family room termasuk sarapan. Perjalanan kami tempuh dalam waktu 3.5 jam menggunakan Mobil. Malam sebelum berangkat salju turun deras, sehingga selama perjalanan udara cukup dingin, berkabut dengan  pemandangan di kiri kanan jalan berwarna putih tertutup salju. Strasbourg terletak tidak jauh dari perbatasan prancis dan jerman. Kotanya sendiri merupakan bagian dari Unesco World Heritage List. Tahun 2016 sewaktu kami mengunjungi Colmar, sebenarnya pengen sekalian mampir ke sini tapi gak jadi karena keterbatasan waktu, baru akhirnya 2 tahun kemudian kesampaian.

Penginapan :

Di Strasbourg Family Room di middle class( 3 – 4 *)  hotel berkisar 70 – 100 Euro per malam. Air BnB bisa lebih murah, seorang teman dapat di harga 50 Euro per malam untuk Full House Renting dengan letak sekitar 20 menit ke city center. Untuk Budget Hotel, rate nya di sekitar 50 – 65 Euro per malam.

Hotel kami kebetulan letaknya gak terlalu jauh dari city center , sekitar 5-7  menit dengan Bis atau 15 menit jalan kaki. Cuma karena setibanya di Strasbourg ternyata salju turun lagi, akhirnya rencana awal mau jalan kaki dari Hotel ke pusat kota akhirnya berubah jadi naik mobil. Ceritanya kan mau ngirit supaya gak usah bayar parkir lagi. Parkir di Strasbourg lumayan mahal juga. Di city center per jamnya 2.4 Euro per jam untuk 2 jam pertama dan 3.2 Euro per jam untuk diatas 2 jam. Yang lumayan murah parkirnya waktu ke Petit France 1.2 Euro per jam.

Tujuan Wisata di Strasbourg : 

1. Grand Mosque 

Mesjid kedua terbesar di Prancis. Didirikan di Tahun 2012 dengan kapasitas 1200 orang.

Source

2. Maison Kammerzell

Maison Kammerzell merupakan bangunan bersejarah yang sekarang menjadi Restaurant dan Hotel. Letaknya tidak jauh dari tempat parkir Place Gutenberg persis di seberang Strasbourg Katedral Y sibuk bolak balik minta difoto disini. Sambil sibuk mau nangkap salju. Di sekitaran lokasi wisata juga banyak terdapat toko suvenir, seperti biasa kami cari magnet kulkas buat koleksi.

3. Palais Rohan

Tempat ini merupakan tempat tinggal keluarga raja terdahulu. Letaknya persis di tepi sungai . Lumayan cakep buat foto foto

4. Little France / Le petit France and Barrage Vauban

Terkenal sebagai Old Town nya Strasbourg. Kami pindah parkir dari Place Gutenberg ke Little France. Soalnya lebih murah, sebenarnya kalau jalan gak terlalu jauh. Cuma karena hujan salju gak berhenti berhenti plus dinginnya minta ampun dan parkirnya lebih murah jadi pindahlah kami hehe. Dari tempat parkir menuju Little France kami menyeberang jembatan Vauban Dam/ Barrage Vauban. Jembatannya terdiri dari 2 bagian, Bagian atas yang merupakan open terrace dan bagian bawahnya yang tertutup. Karena habis hujan Salju di teras banyak terdapat salju. Y dan A sibuk ambil salju dan lempar lempar dari atas jembatan ke sungai. Padahal banyak Bebek loh , untuk gak pada kena. Barrage Vauban ini lebih bagus dilihat kalau menjelang malam , karena lampu lampunya yang berwarna ungu.

Little France in snowy day

 

The Vauban Dam

5. Place Kleber. 

tempat buat duduk duduk sambil menikmati makan siang atau ice cream kalau matahari lagi bersinar. Y paling suka disini karena bisa lari lari sambil ngejar merpati!

Untuk yang suka ikut walking tour, ada walking tour gratisan selama 1 jam 45 menit dari Happy tour. Kalau puas tinggal kasi tip saja ke Pemandu wisatanya.

Transportasi :

Jarak tempat wisata yang satu ke yang lain tidak terlalu jauh, kalau kebetulan menginap di tempat yang agak jauh dari city center bisa naik bis/ tram sampai city center dan dilanjut dengan jalan kaki. Karena kami bawa mobil, jadi kami parkir di Place Gutenberg dan kemudian pindah ke Little France yang lebih murah perjam nya.

Tempat Makan Halal :

(Note: harap selalu di cek update kehalalal makanannya kepada staf restoran) : 

Beberapa Restoran Halal bisa ditemukan di sekitaran Place Gutenburg. Kami sempat mencoba Wafel berisi Ayam halal di salah satu kafe di dekat Place Gutenburg namanya Waffle Factory. Kalau biasanya waffle isinya gula ataupun coklat , waffle yang satu ini namanya LunchWaf. Isinya bisa ayam , keju dll. Harganya sekitar 5-6 Euro satu porsi. Di Menu di luar yang ditempel di dinding mereka menulis kalau Ayamnya Halal , dan kami juga mengconfirm ke staf di cafe untuk kehalalannya.

Y gak begitu suka dengan Wafflenya jadi akhirnya beli Crepes isi Nutella di Salah satu gerai snack pinggir jalan. Mahal pulak satu porsinya (maklum lokasi turis berkeliaran jadi harganya ya harga turis). Tapi kalau ke Prancis gak beli Crepes rasanya belum afdol kali ya.

Restoran lain yang sempat kami coba adalah Sidi Bou Said. Resto Tunisia, jadi tipikal makanannya kambing dan daging dagingan. Satu porsi sekitar 20 an Euro dengan porsi yang cukup besar , bisa buat dua orang plus. Rata rata menunya tanpa nasi tapinya , melainkan couscous, pilihan lain adalah dengan kentang goreng. Yang paling enak sih Mint tea nya, khas Afrika utara. Di restoran ini di luarnya gak ada tulisan Halalnya padahal di internet reviewnya halal. Jadi sebelum pesan kami reconfirm lagi dengan staff di restaurant untuk kehalalalnya.

Gak jauh dari Sidi Bou said ada gerai Kebab halal (Ephese Kebab) dan gerai Ayam goreng ala KFC ( Saiko Chicken) . Rencananya kami mau beli Ayam goreng ini buat bekal pulang, lah ternyata kalau hari minggu baru buka jam 5 sore huhuhuhu.

Akhirnya kami mampir di Supermarket beli cemilan saja buat di Jalan. Di Strasbourg ternyata ada supermarket yang buka setengah hari di Hari minggu. Di supermarket ini mereka jualan Escargot frozen, Nah saya sama suami sudah semangat mau beli karena lihat ingredientnya gak pakai white wine. Eh ternyata baca baca di internet sebagian besar ulama mengharamkan Escargot. Gak jadi deh akhirnya bawa pulang….. Gak papa lah , yang halal masih banyak pilihannya, semoga jadi barokah. Aamiiinnn……