{"id":13,"date":"2016-04-22T23:20:35","date_gmt":"2016-04-22T23:20:35","guid":{"rendered":"https:\/\/kopermama.com\/?p=13"},"modified":"2024-08-11T13:04:40","modified_gmt":"2024-08-11T13:04:40","slug":"colmar-beautiful-colorful-houses-in-quite-city","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kopermama.com\/?p=13","title":{"rendered":"Beautiful colorful houses in Colmar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Kota kecil di Prancis ini memang tidak seterkenal Paris atau Cannes, awalnya Saya juga tidak tahu ada kota yang namanya Colmar di Prancis. Saya pikir ini salah satu kota kecil di Jerman seperti Rottenburg. \u00a0Pariwisatanya juga ternyata belum secanggih\u00a0Paris ( menurut saya ).Karena di tourism informationnya \u00a0petugasnya tidak bisa Bahasa Inggris. Menurut saya namanya information center seharusnya \u00a0at least bisa beberapa bahasa universal dunia.<br \/>\nBerikut adalah notification yang dipajang di etalase depan information center\u00a0\u00a0: \u201cSorry I dont speak english \u201d dan \u00a0petugasnya pun bukannya berada dibelakang kaca tapi ada didalam ruangan didalam.\u00a0Walah gimana ya ini kita kan mau tanya tanya ya. Memang peta kotanya sudah tersedia di rak rak di ruangan ini cuma kan mau tanya tanya soal recomendasi tempat yah \u2026..<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-67 alignright\" src=\"https:\/\/kopermama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/IMG_2371-300x225.jpg\" alt=\"IMG_2371\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/kopermama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/IMG_2371-300x225.jpg 300w, https:\/\/kopermama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/IMG_2371-768x576.jpg 768w, https:\/\/kopermama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/IMG_2371-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/kopermama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/IMG_2371-507x380.jpg 507w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Si Ayah disuruh tanya males karena melihat kejadian di depan kita ada cewek nekat nanya pakai Bahasa Inggris ke Bapaknya dijawab pakai bahasa Prancis \u00a0rada jutek dan mental juga akhirnya hehe. Akhirnya Si Ayah tanya sama tukang jualan minuman , yang kelihatannya agak ramah . Sebenarnya bapak satu ini bisa bahasa Prancis , cuma suka rada pemalu hehe.Karena Kotanya tidak terlalu besar, kita keliling kota jalan kaki saja.Rencananya kalau cape baru naik bis.<\/p>\n<p><strong>*Little Venice and The Fishmonger\u2019s district:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>Ini adalah tempat terdekat dari Central Station , Jadi tujuan kita pertama kali kesini. Di little Venice ada sungai yang cukup panjang yang bisa disusuri naik perahu ala gondola seperti di kota asalnya (Venice). Kalau tidak mau naik perahu bisa juga nongkrong di restoran di sekitaran pinggir sungai. Atau foto foto di antara deretan rumah rumah yang berwarna warni di fishmonger\u2019s district. Menurut saya yang paling menarik dari tempat ini adalah deretan rumahnya yang berwarna warni seperti cerita di negeri dongeng!!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>*Mus\u00e9e anim\u00e9 du Jouet et des Petits Trains<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alias Museum Mainan dan \u00a0Kereta Api. MUST DO museum for kids. Kalau bawa anak anak rasanya kudu ke museum ini. Tiket masuknya 4.8 Euro untuk dewasa , Anak anak dibawah 12 thn sepertinya gratis karena kita cuma di charge 9.6 Euro . Museumnya terdiri dari 3 lantai. Full mainan anak anak mulai dari boneka , mobil mobilan , board game, kereta keretaan.Di lantai 1 disediakan beberapa meja dan tempat duduk untuk anak anak bermain board game atau lego atau mobil mobilan. Yudis langsung ancang ancang ga mau diajak pulang!! Lantai 2 penuh dengan boneka boneka. Kalau punya anak perempuan pasti betah disini. Untuk miniatur kereta apinya ( berikut miniatur Colmar dan sekitarnya ) \u00a0sendiri ada di lantai paling atas. \u00a0Yang mana sepertinya \u00a0ga cuma anaknya yang doyan, bapak ibunya juga pasti doyan liat liat sambil foto foto. Kira kira kalau rumah warna warninya diambil satu penjaganya tau ga ya hehehehehe \u2026<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>*The Pfister House<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut sejarah, This house is the first example of architectural renaissance in Colmar. Bagus sih gedung nya tapi tidak terlalu menonjol karna kita sudah lewat tapi ga tau kalau itu gedungnya. Baru tau setelah nanya sama tante tante di toko roti. Yang mana kita tertarik untuk membeli roti gula yang dipajang dietalase diatas es krim ini. Harganya 1 Euro. Isinya gula dipadetin hehehehehe\u2026Abi sama Yudis sih ga doyan. Doyannya Es Krim teteuuppp.<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-91\" src=\"https:\/\/kopermama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/IMG_2368-e1461400134497-225x300.jpg\" alt=\"IMG_2368\" width=\"225\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/kopermama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/IMG_2368-e1461400134497-225x300.jpg 225w, https:\/\/kopermama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/IMG_2368-e1461400134497-768x1024.jpg 768w, https:\/\/kopermama.com\/wp-content\/uploads\/2016\/04\/IMG_2368-e1461400134497-285x380.jpg 285w\" sizes=\"auto, (max-width: 225px) 100vw, 225px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>*Get lost in the old City<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain 3 tempat diatas ada juga Unterlinden Museum,\u00a0beberapa Gereja yang bisa dikunjungi di Colmar. Cuma kita ga mampir. Instead kita jalan jalan menyusuri kotanya yang memang cantik dengan rumah rumah tua khas Alsace. Seperti biasa Anaknya yang gede kalau mulai kecapean minta digendong atau gantian duduk di stroller (kebetulan punya stroller gede yang bisa sampe 25 kg , walaupun beratnya Abi udah lebih). Seperti biasanya juga diliatin agak sinis sama bule bule (ini anak udah gede kok masih duduk di stroller , emaknya ga ngajarin jalan sendiri apa gimana ya\u2026.., Emangnya gw pikirin maak ini anaknya udah jalan 10 km lebih tau , boleh donk ngaso dulu \ud83d\ude42 )<br \/>\nYah begitulah jalan jalan ala keluarga dengan 2 anak kecil . Repot ? pasti !! tapi bisa kok dan dijamin pasti seru!!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kota kecil di Prancis ini memang tidak seterkenal Paris atau Cannes, awalnya Saya juga tidak tahu ada kota yang namanya<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[26],"class_list":["post-13","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-prancis","tag-colmar","comments-off"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kopermama.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kopermama.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kopermama.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kopermama.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kopermama.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/kopermama.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7288,"href":"https:\/\/kopermama.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13\/revisions\/7288"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kopermama.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kopermama.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kopermama.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}